TRAVEL.AC.ID – London Stock Exchange (LSE) baru – baru ini memberikan informasi soal peluncuran produk baru. Produk yang dimaksud adalah exchange-traded notes (ETN). Mereka telah merencanakan akan segera meluncurkan ETN Bitcoin dan Ethereum.

Rencana peluncuran ETN untuk BTC dan ETH yang dilakukan LSE tersebut akan dilakukan pada tanggal 28 Mei 2024 mendatang. Hal ini dilakukan untuk memfasilitasi para investor dengan produk yang dapat melacak kinerja aset cryptocurrency.

Berdasarkan informasi yang beredar, ETN sama dengan obligasi atau surat utang. Namun bedanya adalah mereka bisa diperdagangkan di bursa tanpa ada jaminan. Artinya tidak ada bunga dan nilainya bergerak seperti saham.

Permohonan pengajuan untuk ETN aset kripto tersebut bisa dilakukan mulai tanggal 8 April 2024. Dana yang berhasil akan diregistrasi di bulan selanjutnya. Hal ini tergantung approval dari Financial Conduct Authority (FCA) negara terkait.

Perlu dicatat bahwa pihak emiten wajib menyetorkan draft prospektus dan surat yang membuktikan telah memenuhi syarat – syarat permohonan ETN Bitcoin dan ETH. Penyerahan tersebut dilakukan selambat – lambatnya tanggal 15 April 2024.

ETN Bitcoin Khusus Investor Profesional

Informasi mengenai rencana peluncuran Exchange-traded notes untuk kripto seperti Bitcoin dan Ethereum menarik perhatian publik, khususnya para investor. Bukan hanya sekedar tertarik. Banyak investor yang memiliki minat besar untuk berpartisipasi.

Namun dari beberapa pemberitaan, ETN Bitcoin atau aset kripto lainnya tersebut hanya tersedia untuk para investor profesional. Hal itu karena pada Januari 2021 FCA Inggris melarang perdagangan aset kripto dan ETN dengan sistem derivatif kepada investor retail.

Financial Conduct Authority juga berkomitmen dalam rencana 2 tahunnya untuk memperkuat langkah – langkah dalam memerangi penyalahgunaan market aset kripto. Di tahun sebelumnya mereka telah menerapkan regulasi baru mengenai perdagangan kripto. 

Dari peraturan baru tersebut pihak FCA akan mengambil tindakan tegas terhadap perilaku – perilaku yang melanggar aturan tersebut.

Untuk mendapatkan persetujuan, Exchange Traded Notes harus didukung dengan aset (surat) fisik. Selain itu perdagangan tidak menggunakan leverage, terdapat value yang andal terhadap harga pasar, dan hanya bisa didenominasi dalam BTC atau ETH.

Untuk memastikan keamanannya, aset yang mendasarinya wajib disimpan secara offline melalui cold storage. Penyimpanan tersebut dilakukan oleh pihak kustodian yang telah mendapatkan lisensi Anti Pencucian Uang di Uni Eropa, Inggris, atau Amerika Serikat.

Namun apabila tidak memiliki cold storage untuk menyimpan aset, maka emiten perlu membuat laporan audit dari pihak ketiga dan mengamankan kustodian.

Kabar baiknya, para emiten dapat melakukan pengajuan hingga tiga lini mata uang yang berbeda untuk aset ETN.

Misi LSE untuk Market Kripto

Rencana perilisan ETN Bitcoin dan Ethereum pada bursa efek London bukan tanpa alasan. Ini merupakan salah satu strategi yang dilakukan untuk menciptakan lingkungan Inggris yang ramah terhadap aset kripto.

Mereka ingin mengubah Inggris menjadi salah satu pusat kripto global. Mereka mengikuti persetujuan atas dana perdagangan pada bursa BTC spot dari Securities and Exchange Commission (SEC) Amerika. 

Dengan adanya regulasi baru dan peluncuran exchange-traded notes, para investor profesional Inggris memiliki cara baru untuk investasi kripto. Meskipun masih terdapat batasan – batasan yang harus dipatuhi.

Selain itu ini juga menjadi langkah awal bagi market kripto Inggris untuk menanggulangi berbagai pelanggaran dan penyalahgunaan market kripto. Sebab para investor profesional bisa melacak kinerja cryptocurrency.

Dengan demikian, ETN Bitcoin dan kripto lainnya dapat menjadi opsi alternatif bagi para investor yang berminat investasi pada produk kripto.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *